Antonio Conte Soroti Lemahnya Mentalitas Para Pemainnya

Antonio Conte Soroti Lemahnya Mentalitas Para PemainnyaTottenham Hotspur menanggung derita kekalahan pertama mereka di bawah bimbingan Antonio Conte dalam laga kelanjutan di Liga Pertemuan Eropa, hasil yang membuat taktisi Italia menyorot tingkat mentalitas beberapa pemainnya.

Antonio Conte mengaku jika itu Situs Judi Slot Online Terpercaya akan memerlukan waktu untuk bawa Tottenham Hotspur kembali lagi ke tingkat yang diharap saat bekas bos Inter Milan itu menyorot jika permasalahan pada skuadnya bukan hanya pada faktor taktis, tetapi juga mentalitas.

Spurs alami kekalahan pertama mereka di bawah bimbingan taktisi Italia itu di Liga Pertemuan Eropa, kalah 2-1 dari team kecil Slovenia https://ismschools.com.au/forums/users/slotnation/ Mura pada Jumat (26/11) pagi hari WIB saat mereka harus bermain dengan 10 pemain semenjak 1/2 jam laga karena kartu merah Ryan Sessegnon.

Sebetulnya The Lilywhites masih lebih memimpin laga dan kemungkinan dapat pulang dengan 1 point saat gol pembuka Tomi Horvat menit kesebelas dibalas oleh Harry Kane pada menit ke-72, tetapi Amadej Marosa selanjutnya deposit slot pakai pulsa telkomsel 10rb cetak gol kemenangan tuan-rumah di periode waktu perpanjangan set ke-2 .

Kekalahan itu membuat manager Antonio Conte mengutarakan kekesalannya dalam pertemuan jurnalis pasca-pertandingannya, menyorot bagaimana skuadnya memiliki masalah bukan hanya pada faktor taktis tetapi juga mentalitas,  slot online yang sering kasih jackpot dan ini perlu waktu lebih buat melakukan perbaikan.

Ia menjelaskan, “Ini kekalahan yang jelek untuk kami. Perform kami jelek. kami mengetahui kami banyak memiliki tugas di muka kami. Ini ialah peristiwa yang susah untuk kami. Kami memerlukan kesabaran untuk berkembang, untuk jadi baik kembali.”

“Kami jelek bukan hanya secara Slotnation88 Slot Online tehnis dan taktis, tapi juga psikis. Perlu waktu untuk bawa Tottenham kembali. Sesudah tiga minggu saya mulai pahami kondisinya. Ini tidak simpel. Sekarang ini tingkat di Tottenham tidak demikian tinggi.”